Minggu, Januari 21, 2018

http://www.drugzi.com/wp-content/uploads/2013/08/ANEMIA-web.jpg 

Anemia adalah sebuah kondisi dimana seseorang mempunyai jumlah darah dibawah normal. Kurangnya sel darah merah biasanya diindikasikan dengan hitungan Hemoglobin yang lebih Rendah dari Normal. Hemoglobin adalah Sebuah unsur utama penyusun sel darah merah yang memiliki banyak zat besi yang berfungsi membantu sel darah merah mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh bagian tubuh. Bila seseorang mempunyai sel hemoglobin yang sedikit, maka tubuh seseorang tersebut akan mengalami kekurangan oksigen dan akan merasa lemah, lemas, pucat dan gejala anemia yang lainnya. Anemia yang parah dapat mengakibatkan kerusakan jantung, otak dan organ tubuh lain dan berujung pada kematian.

 

GEJALA

Tubuh yang mengalami anemia akan mengalami gejala seperti muka pucat, lelah, kurang energi/lelah, mengantuk, dan sakit kepala/pusing. Jika Anemia Parah dapat menyebabkan denyut jantung bertambah cepat, nafas tersengal dan pingsan.

 

PENYEBAB

Anemia biasanya disebabkan oleh kekurangan darah, kekurangan sel darah merah atau perusakan sel darah merah yang lebih cepat dari normal. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh :

  • Kekurangan makanan yang mengandung Zat besi, Vit B12, asam folat dan vit C :

Kekurangan zat besi adalah penyebab utama anemia. Sekitar 20% wanita, 50% wanita hamil dan 3% pria mengalami kekurangan zat besi.

Tidak mengkonsumsi daging (vegetarian) dapat menyebabkan seseorang kekurangan vitamin B12, jenis vitamin yang hanya ditemui pada makanan hewani (daging, ikan, telur, susu). Di kalangan non vegetarian, hampir tidak ada yang kekurangan vitamin ini karena cadangannya cukup untuk produksi sel darah sampai lima tahun. Asam folat tersedia pada banyak makanan, namun terutama terdapat di hati dan sayuran hijau mentah.

  • Darah menstruasi berlebihan :

Wanita yang sedang menstruasi rawan terkena anemia karna kekurangan zat besi bila darah menstruasinya banyak dan tidak akan memiliki cukup persediaan zat besi

  • Kehamilan :

Wanita yang hamil rawan terkena anemia karena bayi yang berada pada tubuh ibu hamil menyerap zat besi dan vitamin untuk pertumbuhannya

  • Obat - obatan tertentu :

Beberapa jenis obat - obatan dapat mengakibatkan pendarahan lambung seperti Aspirin, obat anti inflamasi dan lain - lain. obat lainnya dapat menyebabkan penyerapan dalam zat besi dan vitamin seperti, Antacid, Pil kB, dan lain - lain.

 

PENANGANAN

  • Bila anda merasakan gejala anemia seperti yang diatas dan orang - orang disekitar melihat bahwa anda tampak pucat dan lelah, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Maka anda akan mendapat pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah dan pemeriksaan penunjangan lainnya untuk menentukan apakah terdapat anemia dan apa penyebabnya.
  • Penanganan anemia tergantung pada penyebabnya. Bila penyebabnya adalah kekurangan zat besi anda dapat mengkonsumsi makanan yang banyak menganduk zat besi dan meminum Vit B12 yang dapat memberikan pemenuhan vitamin pada anda.
  • Pemulihan biasanya berlangsung enam hingga delapan minggu setelah penanganan. Setelah Anemia tertangani, Anda akan masih terus menerima asupan suplemen zat besi dan vitamin untuk menjaga kondisi tubuh.

 

TIPS

  • Mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi disarankan bagi setiap orang, terlebih bagi wanita yang menstruasi atau sedang hamil. Zat besi yang paling mudah diserap bersumber dari daging, ayam dan ikan. Beberapa makanan seperti sayuran, buah-buahan, sereal (yang diperkuat zat besi), telur dan kacang-kacangan juga mengandung zat besi, namun lebih sulit dicerna. Untuk mempermudah penyerapan zat besi, Anda dapat memakannya bersamaan dengan daging, ayam atau ikan atau dengan buah-buahan yang kaya vitamin C.
  • Anda tidak memerlukan suplemen zat besi kecuali direkomendasikan dokter. Suplemen zat besi berdosis tinggi dapat menyebabkan konstipasi dan tinja berwarna hitam. Selain itu, penggunaan suplemen zat besi yang tidak perlu dapat menyembunyikan masalah lain, misalnya perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Wanita hamil disarankan mengkonsumsi suplemen makanan sesuai saran dokter, termasuk yang mengandung zat besi dan asam folat untuk mencegah anemia.
  • Mengkonsumsi buah-buahan kaya vitamin C seperti jambu, jeruk, sirsak, pepaya, dan anggur dapat membantu tubuh menyerap zat besi.
  • Menjalani diet vegetarian harus dilakukan dengan bijak karena dapat menyebabkan kekurangan vitamin B12. Vitamin ini sangat penting bagi pembentukan sel-sel tubuh, termasuk sel darah merah. Bila Anda tidak mengkonsumsi makanan hewani, Anda perlu mengambil suplemen vitamin B12.

Site - Berita

Gratis

Daftarkan email Anda untuk menerima pemberitahuan tulisan terbaru kami.

jumlah Pengunjung

Anggota : 6
Konten : 68
Kunjungan : 234943

Ads

Ads

Layanan Kami

Sebagai Rumah Sakit Ibu dan Anak, RSIA NUN Surabaya memberikan pelayanan bagi ibu dan anak.
Sebagai Sahabat Terbaik Keluarga Anda, RSIA NUN Surabaya juga melayani seluruh anggota keluarga.

Selengkapnya

Kritik dan Saran

Ke Atas